Pengobatan Alternatif untuk Penyakit Lupus

 

Kisah Sembuh Lupus

lupus sembuh dengan noniDara manis bernama Ruthia Pasaribu, 21 Tahun, kini merasa plong dalam menjalani hidupnya. Bahkan jika harus beraktifitas selama 24 jam pun ia tidak akan keberatan, karena imunitas tubuhnya sudah kembali normal. Ia malah merasa lebih kuat dari sebelumnya.

Juli 2006 menjadi awal penderitaan Ruth, begitu ia dipanggil terhadap penyakit Lupus yang diderita. Mulanya tubuh Ruth timbul lebam. Lama kelamaan lebam tersebut semakin banyak dan terasa sakit. Anehnya lagi, Ruth merasa tubuhnya semakin lama semakin melemah. Padahal ia sudah memenuhi kebutuhan gizi, nutrisi dan lainnya untuk tubuh. “Jika saya beraktifitas selama 4 jam, saya harus menggantikan energi saya dengan tidur selama 3 hari,” cerita Ruth.

Medis mendiagnosa bahwa ini adalah gejala Lupus, penyakit yang menyerang imunitas tubuh. Satu satunya penakluk adalah steroid. Benar saja, dalam waktu 3 minggu, steroid mengembalikan vitalitas Ruth, sayangnya steroid berimbas pada kerapuhan pada tulang untuk jangka lama. “Obat itu adalah mesin pembunuh jangka panjang,” katanya.

Tak ingin memperparah kondisi dengan meminum steroid, Ruth memilih berbaring di rumah. Ia lalu mengalami depresi berat dengan kondisi tubuhnya. Derita Ruth membuat sang mama merasa miris akan kondisinya. Sampai akhirnya doa untuk kesembuhan putrinya terkabul dengan diperkenalkannya Ruth dengan Tahitian Noni Juice (TNJ).

Awalnya Ruth tidak mau karena harganya mahal dan ia pesimistis dengan hasilnya. Tapi melihat kondisi mamanya yang menderita sakit ginjal dan jantung bisa sembuh, Ruth mencoba meminumnya. Benar saja, dalam sebulan imunitas Ruth kembali seperti semula. Ia sudah bisa kembali beraktifitas. “Tuhan mengabulkan doa saya atas kesembuhan dan merayakan natal tahun ini bersama keluarga. Terima kasih TNJ.

Penyakit Lupus Nyaris Merenggutnya – Testimoni Rutnawati Sagala

Rutnawati Sagala, 35 tahun telah mempercayakan kepada TAHITIAN NONI BIOACTIVE untuk menjaga vitalitas tubuhnya. Selama 6 bulan ini, ia terus mengonsumsi TAHITIAN NONI BIOACTIVE untuk menghadapi tantangan dalam aktifitas pekerjaan sehari-hari tanpa perlu cemas jika staminanya menurun. Keyakinan ini timbul setelah TAHITIAN NONI BIOACTIVE mampu menjinakkan Penyakit Lupus yang dideritanya dan baru terdiagnosa pada Maret 2008 lalu. Tidak hanya stamina serta vitalitas tubuh saja yang dirawat oleh TAHITIAN NONI BIOACTIVE melainkan mampu menjaga immunitas tubuh dari virus Lupus. Untuk Rut, anak ke 4 dari 7 bersaudara ini, mulai merasakan keanehan yang terjadi pada tubuhnya 10 tahun yang silam. Muncul ruam-ruam merah yang cukup menganggu pada sekujur tubuhnya. “Awalnya di wajah, kemudian menjalar ke seluruh tubuh dan kepala. Namun medis belum bisa mendiagnosa, dokter hanya curiga bahwa ini hanya penyakit kulit,” jelas Rut. Lima tahun kemudian, tahun 2003, gejala yang ditonjolkan Penyakit Lupus ini semakin mengerikan, ruam-ruam merah muncul semakin banyak dan kulit melepuh di seluruh tubuh. “Sampai-sampai semua (maaf) bulu yang ada di tubuh rontok,” cerita Rut. Namun tetap saja medis masih belum bisa mendeteksi apa yang menyebabkan Rut mengalami hal seperti itu. Hingga suatu hari, seorang Dokter di RS Adven Bandung curiga dengan gejala yang dialami Rut. Semakin hari kondisinya semakin parah dan bahkan ia telah divonis akan meninggal. Dengan menjalani serangkaian test, akhirnya diketahui bahwa ia mengidap penyakit Lupus. “Puji Tuhan, yang masih mengijinkan saya hidup, berkat TAHITIAN NONI BIOACTIVE yang ditelusuri adik ipar saya melalui internet, saya mencoba mengkonsumsinya. Dan hasilnya, saya masih berada disini dan menceritakan semua pengalaman hidup saya yang cukup mengerikan,” terang Rut. Rut menambahkan bahwa, tidak ada sesuatu hal yang tidak mungkin di dunia ini. Dan Rut yakin bahwa TAHITIAN NONI BIOACTIVE memang diciptakan Tuhan untuk membantu orang-orang yang menderita penyakit Lupus seperti dirinya.

Selengkapnya klik di sini untuk : Terapi Lupus dengan Tahitian Noni

Incoming search terms:

pengobatan alternatif lupus (77),obat alternatif penyakit lupus (13)
 

Leave a Reply